Berselisih faham dengan suami kerapkali terjadi. Biasanya saya tidak mau kalah, emosi dan merasa tidak di dengarkan, sementara dia sebagai suami pastinya harus di ikuti apa yang ia katakan.Suami orang yang kata-katanya harus dituruti, apapun pasti menurutnya benar.
Saya dan suami mempunyai latar belakang yang sangat berbeda, ia dibesarkan dengan banyak kekerasan dari orang tua, sementara saya punya orang tua yang sangat sabar, bahkan seingat saya sejak saya kecil, tidak ada ingatan saya tentang orang tua yang marah kepada saya.
Suami mempunyai latar belakang orang tua yang tidak terlalu kental dengan agama, sementara saya punya ibu dan bapak yang sangat agamis.
Dengan komunikasi produktif, saya jadi lebih sering mendengarkan, permasalah-permasalah yang semestinya berat saya bawa enjoy, lebih banyak gestur tubuh yang saya tunjukan ke suami. Saya curahkan kasih sayang yang tulus untuk suami, dalam perjalanan rumah tangga kami, ada masalah-masalah rumit, namun sekarang semuanya saya buat sederhana. Hidup adalah journey yang kita tidak tahu mau kemana, tugas kita adalah memberi kebaikan kepada siapapun, terutama leluarga. Rencanakan apa yang terbaik bagi kita.
Mulai dengan pola fikir yang positif, maka kata-kata kita akan terbawa positif dan membawa semangat. mebawa energi untuk terus berbuat kebaikan.
Temuan ku hari ini:
*Frame of Reference (FoR) dan Frame of Experience (FoE) yang berbeda dengan suami
Tantangan yang ku hadapi hari ini:
*Perlu kesabaran tingkat tinggi, insyaAllah bisa
Poin komunikasi produktif hari ini:
*Pemilihan kata-kata yang baik pencerminan diri kita sesungguhnya
Rencanaku untuk esok hari:
*Kejutan Buat suami yang ulang tahun
Berapa bintangku hari ini:
*Hari ini bintangku berjumlah empat, aku puas dengan komunikasi produktif hari ini.
#harike14
#tantangan15hari
#zona1komprod
#pantaibentangpetualang
#institutibuprofesional
#petualanganbahagia
No comments:
Post a Comment