Tuesday, March 16, 2021

Jurnal Zona 7 hari ke 2

Kenapa fitrah seksualitas perlu dikawal? Bukankah anak laki-laki akan otomatis akan menjadi laki-laki dewasa dan anak perempuan juga akan menjadi perempuan dewasa yang tahu tanggung jawab sesuai kodratnya? Oh, seandainya semudah itu…

Anda pernah melihat suami yang kasar, kaku, garing, dan susah memahami perasaan istrinya? Atau seorang pria yang tidak dekat dengan anaknya? Tahukah Anda, ada kemungkinan laki-laki itu sewaktu belum akil balig tidak dekat dengan ibunya.

Atau pernahkah Anda melihat suami yang sangat tergantung kepada istrinya? Bingung membuat visi-misi keluarga? Bahkan galau menjadi ayah? Mungkin ketika masih kecil, dia tidak dekat dengan ayahnya.

Kasus yang lebih parah adalah bocah lelaki yang tumbuh kemayu atau perempuan yang tumbuh menjadi sosok tomboi. Dan yang paling parah, bila orientasi seksualnya sampai ikut berubah. Dia menjadi penyuka sesama jenis (gay atau lesbian) atau jenis kelamin apa saja (biseksual). Dalam bahasa kekiniannya, kaum ini disebut LGBT.

Semua itu adalah akibat dari fitrah seksualitas anak yang tidak dikawal dengan baik. Lebih-lebih bila lingkungan tempat tumbuh-kembang si anak rawan.

Namun, Anda mungkin bertanya-tanya, apa itu fitrah seksualitas?

Fitrah seksualitas adalah bagaimana seseorang berpikir, merasa, dan bersikap sesuai fitrahnya sebagai lelaki sejati atau perempuan sejati. Menumbuhkan fitrah ini banyak tergantung pada kehadiran, kedekatan, dan peran aktif orang tua. Itulah mengapa figur ayah dan bunda harus selalu ada di samping anak, sejak dia lahir sampai akil balig.

Banyak penelitian memperingatkan kita, anak-anak yang tercerabut dari orang tuanya pada usia dini, entah karena perceraian, bencana alam, atau sebab-sebab lain, akan banyak mengalami gangguan kejiwaan. Mereka akan merasa terasing, minder, atau depresi. Ketika dewasa pun mereka rentan memiliki masalah sosial dan seksualitas. Seperti menjadi homoseksual, membenci semua perempuan, curiga pada hubungan dekat, dan sebagainya.


#harike2

#tantangan15hari

#zona7pendidikanseksualitas

#pantaibentangpetulang

#kuliahbunsay

#institutibuprofesiona

 

No comments:

Post a Comment